Penantian hasil Serdos yang penuh harap
Pada hari ini 27 November 2015, tepat dua minggu lamanya hatiku cemas menantikan pengumuman Serdos gelombang
kedua , aku sungguh tak sabar menantikannya. Tak ada yang bisa
kulakukan selain berdoa dan memohon kepada Tuhan agar diberikan asesor
yang baik hati, yang bijaksana dalam memberikan penilaian portofolioku.
Aku tahu apapun hasilnya nanti adalah yang terbaik Tuhan berikan kepadaku,
sekalipun aku gagal, aku harus siap menerimanya. Aku percaya bahwa
rancangan Tuhan adalah rancangan damai sejahtera. Aku sudah berusaha
melakukan yang terbaik , aku sudah membuat deskripsi diri sebaik mungkin
dan aku tidak pernah melihat/membaca deskripsi diri orang lain apalagi
menirunya, dan aku percaya lembaga/instansiku, teman-teman sejawat serta
para mahasiswaku sudah melakukan tugas mereka dengan baik. Aku hanya
berharap padamu Tuhan, amin...
Saturday, November 28, 2015
Friday, November 13, 2015
Thursday, November 12, 2015
Sunday, November 1, 2015
Perencanaan
Perencanaan adalah pemilihan sekumpulan kegiatan dan pemutusan selanjutnya apa yang harus dilakukan, kapan, bagaimana, dan oleh siapa. Perencanaan yang baik dapat dicapai dengan mempertimbangkan kondisi diwaktu yang akan datang dalam mana perencanaan dan kegiatan yang diputuskan , serta periode sekarang pada saat rencana dibuat.
Perencanaan adalah proses dasar yang digunakan untuk memilih tujuan dan menentukan cakupan pencapaiannya. Suatu perencanaan adalah suatu aktivitas integratif yang berusaha memaksimumkan efektitivitas seluruhnya dari suatu organisasi sebagai suatu system, sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai .
Perencanaan minimum memiliki tiga karakteristk :
1. Perencanaan harus menyangkut masa yang akan datang.
2.Terdapat suatu elemen identifikasi pribadi atau organisasi, yaitu serangkaian tindakan di masa yang akan datang dan akan diambil oleh perencana.
3. Masa yang akan datang, tindakan dan identifikasi pribadi, serta organisasi merupakan unsur yang amat penting setiap perencanaan.
Tahap dasar perencanaan :
Tahap 1 : Menetapkan tujuan atau serangkaian tujuan.
Tahap 2: Merumuskan keadaan saat ini.
Tahap 3: Mengidentifikasikan segala kemudahan dan hambatan.
Tahap 4 : Mengembangkan rencana atau serangkaian kegiatan untuk pencapaian tujuan.
Ada dua alasan dasar perlunya perencanaan. Perencanaan dilakukan untuk mencapai :
1. Protective benefits yang dihasilkan dari pengurangan kemungkinan terjadinya kesalahan
dalam pembuatan keputusan.
2.Positive benefits dalam bentuk meningkatnya sukses pencapaian tujuan organisasi.
Menurut Louis A.Allen (1969), perencanaan terdiri atas aktivitas yang dioperasikan oleh seorang manajer untuk berpikir kedepan dan mengambil keputusan saat ini,yang memungkinkan untuk mendahului serta menghadapi tantangan pada waktu yang akan datang. Aktivitas perencanaan terdiri dari :
1. Prakiraan (forecasting)
2. Penetapan tujuan (establishing objective)
3. Pemograman (programming)
4. Penjadwalan (scheduling)
5. Penganggaran ( budgeting)
6. Pengembangan prosedur (developing procedure)
7.Penetapan dan interpretasi kebijakan ( establishing and interpreting policies)
Dokumen Sumber :
1. Dr..H.B.Siswanto,M.Si . Pengantar Manajemen
2. Dr. T. Hani Handoko,M.B.A Manajemen
Menurut Louis A.Allen (1969), perencanaan terdiri atas aktivitas yang dioperasikan oleh seorang manajer untuk berpikir kedepan dan mengambil keputusan saat ini,yang memungkinkan untuk mendahului serta menghadapi tantangan pada waktu yang akan datang. Aktivitas perencanaan terdiri dari :
1. Prakiraan (forecasting)
2. Penetapan tujuan (establishing objective)
3. Pemograman (programming)
4. Penjadwalan (scheduling)
5. Penganggaran ( budgeting)
6. Pengembangan prosedur (developing procedure)
7.Penetapan dan interpretasi kebijakan ( establishing and interpreting policies)
Dokumen Sumber :
1. Dr..H.B.Siswanto,M.Si . Pengantar Manajemen
2. Dr. T. Hani Handoko,M.B.A Manajemen
PROSIDING" ANALISIS KINERJA KEUANGAN PT KIMIA FARMA TBK"
PROSIDING" ANALISIS KINERJA KEUANGAN PT KIMIA FARMA"
dipresentasikan pada Seminar Nasional Inovasi dan Tren (SNIT-5) 2015"
Sabtu, 23 Mei 2015
dipresentasikan pada Seminar Nasional Inovasi dan Tren (SNIT-5) 2015"
Sabtu, 23 Mei 2015
Sunday, October 11, 2015
PENJUALAN DAN PEMASARAN
Penjualan (Basu Swastha 1999:8) adalah ilmu
dan seni mempengaruhi pribadi yang dilakukan penjual untuk mengajak orang lain agar
bersedia membeli barang atau jasa yang ditawarkan.
Penjualan (William J. Stanton (1993:7) adalah
salah satu bagian promosi dan promosi itu sendiri adalah salah satu bagian dari
keseluruhan sistem pemasaran.
Pemasaran adalah :
1.Sebuah sistem dari kegiatan bisnis
2. Dirancang untuk merencanakan, menentukan
harga, mempromosikan dan
mendistribusikan
3. Sesuatu yang bernilai, barang-barang dan
jasa yang dapat memuaskan keinginan.
4. Demi kemaslahatan (benefit) dari pasar ke para
konsumen potensial dan pemakai dari kalangan industri.
Perbedaan
Penjualan dan Pemasaran
1. Penjualan
lebih menekankan pada produk.
Pemasaran
menekankan pada keinginan pelanggan.
2.
Penjualan: Perusahaan pertama-pertama membuat produk dan kemudian mereka
menjualnya.
Pemasaran : Perusahaan menentukan keinginan
pelanggan kemudian membuat produk dan menyerahkannya.
3. Penjualan : Manajemen berorientasi pada volume
penjualan(jumlah barang yang dijual).
Pemasaran : Manajemen berorientasi pada
laba usaha dan kepuasan.
4. Penjualan
: Perencanaan berorientasi pada hasil jangka pendek berdasarkan produk dan pasar sekarang.
Pemasaran : Perencanaan berorientasi padda
hasil jangka panjang , berdasarkan produk-produk baru , pasar yang akan datang
dan buat masa depan .
5. Penjualan
: Tekanan pada kebutuhan penjual
Pemasaran : Tekanan pada keinginan pembeli.
Fungsi-fungsi yang berkaitan dengan aktivitas penjualan sejak timbulnya
pesanan penjualan sampai dengan penerimaan hasil pemjualan (Mulyadi 2001) :
1. Bagian Penjualan
Bagian ini berfungsi
untuk menerima surat pesanan dari langganan dalam transaksi penjualan, untuk
menambah informasi yang belum ada pada surat pesanan tersebut (seperti
spesifikasi barang dan rute pengiriman), meminta otorisasi kredit, menentukan
tanggal pengiriman dan dari gudang mana barang yang akan dikirmkan, menentukan
tanggal pengiriman juga, memfaktur pinjaman sebagai tembusan pada waktu bagian
ini membuat surat order pengiriman.
2, Bagian Kredit
Bagian ini berfungsi untuk meneliti status
kredit langganan dan memberikan otorisasi pemberian kredit kepada langganan.
Pengecekan status kredit perlu dilaksanakan sebelum bagian pesanan mengisi
surat pesanan penjualan. Untuk mempercepat pelayanan kepada pelanggan , surat
order pengiriman dikirim langsung ke bagian pengiriman sebelum pesanan
penjualan memperoleh otorisasi kredit.
3. Bagian Gudang
Bagian ini berfungsi menyimpan barang yang
dipesan oleh langganan serta menyerahkan
barang ke bagian pengirim.
4.Bagian Pengiriman Barang
Bagian ini berfungsi untuk mencatat transaksi
transaksi penjualan ke dalam jurnal harian penjualan dan kedalam buku besar
beserta membuat laporan penjualan.
5.Bagian Pengiriman
Bagain ini berfungsi untuk mengirimkan faktur
penjualan kepada pelanggan.
6.Bagian Kas
Bagia ini berfungsi sebagai penerimaan
pembayaran harga barang yang dibeli baik secara penjualan tunai maupun kredit.
NERACA LAJUR
NERACA LAJUR
Neraca Lajur (Work Sheet) merupakan Suatu kertas/daftar yang digunakan
untuk mencatat, menyesuaikan dan menggolongkan semua rekening yang ada di
Neraca Saldo dan dibuat pada saat perusahaan akan menyusun laporan keuangan.
NERACA LAJUR
PT.DIANA
Per.31 Des 20xx
| No perk |
Perkiraan
|
Neraca Saldo
|
AJP
|
Neraca Saldo Disesuaikan |
R/L
|
Neraca | |||||
D
|
K
|
D
|
K
|
D |
K
|
D | K | D | K | ||
| Aktiva |
X
|
X
|
X
|
||||||||
| Utang |
X
|
X
|
X
|
||||||||
| Modal |
X
|
X
|
X
|
||||||||
| Pendapatan |
X
|
X
|
X
|
||||||||
| Biaya |
X
|
X
|
X
|
||||||||
| Prive |
X
|
X
|
X
|
||||||||
| LabaBersih |
X
|
X
|
|||||||||
| Rugi Bersih |
X
|
X
|
|||||||||
Subscribe to:
Comments (Atom)




























