Tuesday, January 5, 2016

Memori tak terlupakan dalam menggapai Serdos



Pada tgl 23 Desember 2015 pukul 8 malam ketika teman sejawat mulai ramai memperbincangkan bahwa pengumuman serdos sudah ada di web dikti , jantungku langsung berdegup kencang, alih-alih membuka laptop untuk membuka web dikti, aku malah berdoa minta kekuatan Tuhan agar aku dimampukan untuk menerima apapun hasil pengumumannya,  lama aku berdoa sambil memuji Tuhan, tepat jam 9 malam aku pun memberanikan diri membuka web dikti dan yang pertama kubuka bukannya akunku melainkan  "Suara Anda", aku membaca dengan seksama rasa syukur teman-teman sejawat yang memposting di web dikti tersebut, setelah itu kemudian akunku pun kubuka, ketika melihat pengumuman bahwa aku lulus serdos tanpa catatan apapun, aku langsung sujud syukur menangis meninggikan nama Tuhan Yesus, aku percaya betul bahwa ini semua karena pertolongan Tuhan Yesus kepadaku melalui tangan tangan asesor yang baik hati dalam menilai DESKRIPSI DIRIku .