Tuesday, October 20, 2020

 Yogyakarta, 20 Oktober 2020

Salam Sehat,...

Hari ini perkuliahan kita disamping secara online membahas flowchart/alur dokumen, kalian juga harus belajar materi pertemuan enam karena minggu depan kita akan quiz dan dilanjutkan dengan presentasi. Bagi mahasiswa yang sudah presentasi  agar segera merevisi tugasnya tersebut.

PERTEMUAN 6

SISTEM INFORMASI PERKANTORAN

Menurut Komaruddin, Sistem informasi manajemen adalah seperangkat prosedur yang terorganisasi dengan sistematik yang jika dilaksanakan akan menyediakan informasi yang dapat dimanfaatkan dalam proses pembuatan keputusan.

Karakteristik informasi yang baik/siap pakai 

1. Relevan

2. Akurat (accuracy)

3. Tepat waktu (timeliness)

4. Lengkap dan memadai 

5. Up to date (terbaru)

6. Dapat diandalkan (reliability) informasi harus didapat dari sumber yang dapat diandalkan kebenarannya 

7. Dapat dimengerti 

8. Dapat dibandingkan


Hambatan informasi bagi pembuat keputusan Informasi yang tersedia tidak akan mendukung seorang pembuat keputusan apabila terjadi hal-hal berikut ini: 

1. Informasi salah 

2. Informasi tidak diteruskan atau ditutupi 

3. Informasi sulit dikumpulkan 

4. Informasi sulit dicari 

5. Informasi tidak jelas kebenarannya dan sulit untuk dikonfirmasi 

6. Sistem penyimpanan tidak jelas 

7. Informasi yang dibutuhkan tidak diketahui 

8. Kurang bertanggung jawab mengumpulkan data atau informasi 

 9. Bocornya informasi penting / rahasia. 

 10.Dana terbatas


Ada 6 langkah bagi seorang manager dalam pengambilan keputusan:

1. Identifying and defining the problem (Mengidentifikasi dan mendefinisikan masalah)

2. Determining alternative courses of action (Menentukan program alternatif tindakan)

3. Valuating the best course of action (Mengevaluasi tindakan yang terbaik)

4. Selecting the best course of action (Memilih tindakan alternativ yang terbaik)

5. Carrying out the selected course of action (Melaksanakan program/alternatif terpilih)

6. Following up to ensure that the desired results are obtained (Mengevaluasi untuk memastikan bahwa hasil yang diinginkan tercapai)


Latihan soal

1. Prosedur yang terorganisasi secara sistematis yang menyediakan informasi dalam proses pengambilan keputusan disebut……

a.Manajemen informatika        d. Sistem informasi

b.Manajemen perkantoran       e. Sistem klasifikasi

c.Sistem komputer


2. Manfaat informasi dilihat dari sisi pelaksanaan sering disebut sebagai ….

a.Actuating        d. Organizing

b.Planning          e. Observation

c.controlling


3.Karakteristik informasi yang menggambarkan kebenaran objektif, tepat, tidak bias adalah bentuk informasi yang…….

a. Up to date            d. Tepat waktu

b. Akurat                 e. Relevan

c. Terpercaya


4.Bocornya informasi yang penting atau rahasia merupakan salah satu dari ….

a.Hambatan komunikasi         d. Dukungan

b.Jalinan komputer                  e. Kepastian

c.Jaringan komputer


5.Berikut yang bukan merupakan karakteristik informasi yang baik adalah ……

a. Relevan                       d. Dapat diandalkan

b. Up to date                   e. Dapat disesuaikan kebutuhan

c. Tepat waktu





 Yogyakarta, 20 Oktober 2020


Salam Sehat,...

Hari ini perkuliahan kita disamping secara online membahas proposal bisnis plan, kalian juga harus belajar materi pertemuan enam karena minggu depan kita akan quiz  dan dilanjutkan dengan membahas proposal bisnis plan. Sedangkan kuliah Rabu tgl 28 Oktober 2020 ditiadakan (libur) sehingga kuiznya sesudah UTS kita carikan kelas pengganti. Bagi kelompok yang bisnis plan sudah diulas agar segera memperbaikinya.

WIRAUSAHA SUKSES, KREATIF & ETIKA BISNIS

Kunci sukses Wirausahawan adalah berkepribadian menarik, bila ada kekurangan pd dirinya berusaha utk belajar dari sesama/ lingkungan.

Ciri-Ciri                                                                                      Watak

❖ Percaya   diri = Kepercayaan/keteguhan, ketidaktergantungan, kepribadian mantap, optimisme.

❖ Berorientasikan tugas & hasil    = Kebutuhan/haus akan prestasi, berorientasi pd laba/hasil, tekun & tabah, tekad, kerja keras, motivasi, energik, penuh inisiatif.

❖ Pengambil resiko =  Mampu mengambil resiko, suka pd tantangan.

❖ Kepemimpinan = Mampu memimpin, dapat bergaul, tanggap saran & kritik.

❖ Keorisinilan = Inovatif, kreatif, fleksibel, banyak sumber, serba bisa, mengetahui banyak.

❖ Berorientasi ke   masa depan = Pandangan ke depan, perspektif.


Menurut Bygrave, karakteristik dari wirausahawan yg berhasil memiliki sifat 10 D, yaitu:

Dream = Punya visi dan mampu mewujudkan impian

Decisiveness =  cepat & tepat, penuh perhitungan dlm mengambil keputusan

Doers = tidak menunda kesempatan yang dpt dimanfaatkan

Determination = punya perhatian & tanggung jawab tinggi & pantang menyerah

Dedication = bekerja tidak mengenal waktu

Devotion = mencintai pekerjaan & produk yang dihasilkan

Details= memperhatikan faktor-faktor kritis secara rinci

Destiny= bertanggung jawab thd nasib & tujuan yg hendak dicapai

Dollars= tidak sangat mengutamakan mencapai kekayaan

Distribute = bersedia mendistribusikan kepemilikan bisnisnya.


Wirausaha Sukses menurut Murphy & Peck :

1. Kemauan bekerja keras

2. Bekerjasama dengan orang lain

3. Berpenampilan baik

4. Yakin

5. Pandai membuat keputusan

6. Menambah Ilmu Pengetahuan

7. Ambisi untuk maju

8. Pandai berkomunikasi


Etika dan norma setiap pengusaha

1. KEJUJURAN

2. BERTANGGUNG-JAWAB

3. MENEPATI JANJI

4. DISIPLIN

5. TAAT HUKUM

6. SUKA MEMBANTU

7. KOMITMEN DAN MENGHORMATI

8. MENGEJAR PRESTASI


MARKETING LANGIT

Marketing langit adalah salahsatu referensi bukan berbasis keilmuan marketing seperti yang kita pelajari pada umumnya di dunia pendidikan, tapi lebih kepada pendekatan kepada Yang Maha Kuasa (Kusnadi Ikhwani ,2014). Salahsatu marketing langit yang pelu dijalankan oleh setiap pengusaha adalah:

• Niatkan usaha karena ibadah

• Berbaik sangka kepada Tuhan YME

• Bersandar (Tawakal) kepada Tuhan YME

• Pandailah bersyukur.

• Merutinkan Shalat Dluha,

• Merutinkan Sedekah,

• Berbakti kepada orang tua,

• Perbaiki spiritual Diri.

• Jauhi Riba


Latihan Soal Pertemuan Ke-6

1. Sifat bisnis seperti apa yang harus dimiliki oleh seorang pelaku wirausaha...?

a. Percaya diri, mampu mengambil resiko dan berorientasi ke masa depan

b. Kemandirian, kepercayaan diri dan kepastian

c. Berorientasi masa kini, sehat dan berperilaku baik

d. Muda, semangat dan memiliki visi misi

e. Berorientasi tugas, mendepankan hasil dan kepasifan


2. Menjadi seorang pelaku wirausaha itu harus kreatif, inovatif, fleksibel dan memiliki pengetahuan yang luas. Pengertian tersebut merupakan ciri dari sikap yang….

a. Percaya diri

b. Mengambil resiko

c. Keorisinilan

d. Berorientasi tugas

e. Berorientasi hasil


3. Bygrave menyebutkan ada 10 karakteristik seorang wirausahawan. Di bawah ini yang termasuk dalam 10D karakteristik Bygrave adalah ….

a. Dream, Decision, dan Discount

b. Distribute, Devotion, dan Demand

c. Details, Destiny, dan Discussion

d. Doers, Dedication dan Demolish

e. Dollars, Devotion dan Dedication


4. Menjadi seorang wirausaha yang sukses itu harus punya perhatian dan tanggung jawab yang tinggi serta pantang menyerah. Hal itu adalah salah satu karateristik wirausahawan yang berhasil menurut Bygrave, yaitu….

a. Doers

b. Determination

c. Dedication

d. Dream

e. Destiny


5. Yang termasuk langkah-langkah menjadi wirausaha yang sukses menurut Murphy & Peck adalah ….

a. High school education

b. Self awareness

c. Wealthy

d. Ambition to drive

e. Less communicate


Oke, demikian perkuliahan kita, terimakasih....





Tuesday, October 13, 2020

 Yogyakarta, 13 Oktober 2020


Salam Sehat....

Hari ini kalian menyelesaikan tugas individu membuat alur dokumen yang mana akan dipresentasikan mulai minggu depan secara daring.

disini ibu lampirkan contoh alur dokumen yang bisa kalian pelajari  yang ibu ambil dari https://www.keuangandesa.info/2015/11/pelaksanaan-pengelolaan-keuangan-desa.html


ALUR DOKUMEN PENYUSUNAN RAB (Rencana Anggaran Biaya Kegiatan)



Pelaksana Kegiatan (Kepala Seksi) menyiapkan RAB untuk semua rencana kegiatan; Sekretaris Desa memverifikasi RAB dimaksud; Kepala Seksi mengajukan RAB yang sudah diverifikasi kepada Kepala Desa; Kepala Desa menyetujui dan mensahkan Rencana Anggaran Biaya Kegiatan (RAB).
Kalian bisa melihat ada 3 bagian yang terlibat yaitu Pelaksana Kegiatan (Kepala Seksi), Sekretaris Desa dan Kepala Desa.


ALUR DOKUMEN SURAT PERMINTAAN PEMBAYARAN (SPP)




Kepala Seksi sebagai Koordinator Pelaksana Kegiatan mengajukan Surat Permintaan Pembayaran (SPP) sesuai prosedur dan tatacara sebagai berikut: Berdasarkan RAB tersebut, Pelaksana Kegiatan membuat Surat Permintaan Pembayaran (SPP) kepada Kepala Desa dilengkapi dengan Pernyataan Tanggung Jawab Belanja dan Bukti Transaksi. Sekretaris Desa melakukan verifikasi terhadap SPP beserta lampirannya. Kepala Seksi mengajukan dokumen SPP yang sudah diverifikasi kepada Kepala Desa. Kepala Desa menyetujui SPP dan untuk selanjutnya dilakukan pembayaran. Kepala Seksi menyerahkan dokumen SPP yang telah disetujui/disahkan Kepala Desa. Bendahara melakukan pembayaran sesuai SPP. Bendahara melakukan pencatatan atas pengeluaran yang terjadi.
Kalian bisa melihat ada 4 bagian yang terlibat yaitu Pelaksana Kegiatan (Kepala Seksi), Sekretaris Desa, Kepala Desa dan Bendahara Desa.
Paham ya sekarang kalian harus membuat alur dokumen yang melibatkan minimal 3 bagian dan harus bisa dijelaskan dengan baik pada minggu depan secara daring.



PERTEMUAN 5
TEKNOLOGI KOMUNIKASI PERKANTORAN

Telekomunikasi menurut Rowe sebagai komunikasi yang menggunakan transmisi informasi yang menggunakan peralatan elektronik maupun elektromagnetik. Sedangkan menurut Quible, telekomunikasi sebagai transmisi informasi yang menggunakan teknologi telepon.
Manfaat telekomunikasi bagi organisasi adalah:
1. Mendapatkan informasi pada waktu yang tepat di tempat yang tepat.
2. Mendapatkan data yang real time.
3. Memungkinkan operasi perusahaan baik fasilitas maupun SDM tersebar diberbagai tempat.

Jaringan komunikasi
Jaringan komunikasi ini sebagai hubungan antara beberapa peralatan circuits (kontak) komunikasi yang dapat diklasifikasikan dalam beberapa hal, yaitu berdasarkan topologi, kepemilikan dan geografi.
1. Berdasarkan Topologi
a. Bintang =  Konfigurasi ini menggunakan host computer sebagai pemancar dan pendistribusian ke anggota jaringannya.

b. Topologi hierarki
Konfigurasi ini biasannya dikenal dengan konfigurasi pohon, host computer utama merupakan akar jaringan yang ada, sepintas mirip struktur organisasi. merupakan topologi yang bisa digunakan pada jaringan di dalam ruangan kantor yang bertingkat. Hubungan antar satu komputer dengan komputer lain merupakan percabangan dengan hirarki yang jelas, sentral pusat atau yang berada pada bagian paling atas merupakan sentral yang aktiv sedangkan sentral yang ada di bawahnya adalah sentral yang pasif.

c.Topologi jala atau mesh
Konfigurasi ini hampir sama dengan hierarki namun intensitas hubungan antar anggota jaringan lebih banyak.

d. Topologi bus
Menggunakan satu gedung dan ada satu jalur utama sebagai penghubung yang mendistribusikan kemasingmasing anggota jaringan.

e. Topologi cincin
Topologi cincin atau ring topologi adalah topologi jaringan dimana setiap komputer yang terhubung membuat lingkaran. Dengan artian setiap komputer yang terhubung kedalam satu jaringan saling terkoneksi ke dua komputer lainnya sehingga membentuk satu jaringan yang sama dengan bentuk cincin. Biasanya digunakan pada kondisi dimana masing-masing komputer berdekatan.

f. Topologi hybrid
Menggabungkan konfigurasi terdahulu dalam satu jaringan. Ketika ada suatu topologi bintang yang terhubung topologi bintang ke yang lain, masih tetap merupakan topologi star. Namun, ketika sebuah topologi bintang dan topologi bus yang terhubung ke satu sama lain, menimbulkan pembentukan topologi hibrida.

2. Berdasarkan kepemilikan
a. Private : Jaringan ini biasanya melayani kebutuhan internal organisasi yang tertutup akses publik.
b. Public : Jaringan ini dibangun oleh perusahaan telekomunikasi yang menjual layanan ke publik. Ada dua macam jaringan, yaitu Public Switched Telephone Network (PSTN) dan internet
c. Value Added networks (VANs) : Jaringan ini hampir sama dengan jaringan publik, yang menawarkan fasilitas transmisi berupa intelligence berdasarkan kebutuhan perusahaan.

3. Berdasarkan geografi
a. Wide Are Networks (WAN) Jaringan Area Luas (Wide Area Network – WAN)
menghubungkan suatu wilayah yang lebih luas dari segi geografis, misalnya menghubungkan Florida, Amerika Serikat dengan dunia, tanpa harus menyediakan sejumlah uang yang besar untuk membayar tagihan telepon. Namun, jaringan WAN ini agak rumit dan kompleks. Ia membutuhkan berbagai perangkat keras dan perangkat lunak sebelum memungkinkan jaringan lokal dan metropolitan berhubungan dengan komunikasi secara global dan internasional seperti Internet. Secara lahirnya, jaringan WAN terlihat mirip dan tidak banyak bedanya dengan LAN atau MAN.

b. Metropolitan Area Networks (MAN)
Jaringan Area Metropolitan (Metropolitan Area NetworkMAN) biasanya meliputi suatu wilayah geografis yang agak luas dibandingkan dengan jaringan yang tercakup dalam LAN. Jaringan MAN biasanya dioperasikan di kota-kota, gabungan beberapa buah sekolah atau di sebuah daerah. Dengan menjalankan suatu jaringan yang sederhana besarnya di dalam lingkungan tata letak geografis yang besar, informasi dan informasi dapat disebarkan dengan luas, cepat dan efektif.

c. Local Area Networks (LAN)
Jaringan jenis LAN ini biasanya terbatas pada batasan geografis yang kecil misalnya jaringan yang meliputi sebuah bangunan, sekolah, kantor atau kampus. Fungsi dasar LAN sebagai satu jaringan yang menghubungkan sejumlah komputer di dalam area yang terbatas seperti di dalam kampus universitas, di dalam sebuah bangunan dan di dalam kamar dan kerapkali dihubungkan dengan komputer kerangka utama atau minikomputer. Namun, jarang sekali jaringan LAN meliputi kawasan yang lebih dari satu mil jaraknya.Komputer-komputer ini dapat dihubungkan dengan metode koneksi kabel maupun wireless.

Sistem telepon
Ada empat sistem telepon yang digunakan selama ini oleh perusahaan yaitu.
1. Key system. Sistem ini menggunakan central handset yang memungkinkan opertor memilih jalur yang diinginkan dan mampu melayani 3 hingga 50 jalur.
2. PBX (private branch exchange).
Semua panggilan masuk dan keluar melalui switchboard.
3. PABX (private automatic branch exchange) 
Operator menerima panggilan masuk dan menghubungkan kepada penerima.
4. Centrex (central exchange) 
Tidak memerlukan switchboard untuk melakukan panggilan, semua pegawai mempunyai nomor masing-masing.

Layanan Internet: 
1. E-mail 
2. World Wide Web (WWW)
3. FTP (File Transfer Protocol)/Protokol pengiriman berkas adalah sebuah protokol internet yang berjalan di dalam lapisan aplikasi yang merupakan standar untuk pengiriman berkas (file) komputer antar mesin-mesin dalam sebuah antar jaringan.
4. Usenet Sistem diskusi internet yang terdistribusi secara global, merupakan awal dari berbagai forum internet yang banyak digunakan saat ini, secara kasar dapat dianggap sebagai hibrida antara surat elektronik dan forum web. Diskusi disusun menurut topik diskusi, dan ditampilkan oleh newsreader seperti halnya susunan forum web dan BBSes, meskipun artikel disimpan pada peladen secara berurutan.
5. Listserv Komputer yang mengotomatiskan pengiriman e-mail (bertindak sebagai pusat distribusi untuk pesan-pesan email). Salah satu contoh adalah EDTECH yang para anggotanya mendiskusikan topik-topik yang terkait dengan teknologi pendidikan.
6. Internet messenger/ Pesan instan sebuah teknologi internet yang memungkinkan para pengguna dalam jaringan internet untuk mengirimkan pesan-pesan singkat secara langsung pada saat yang bersamaan (real time) dengan menggunakan teks kepada pengguna lainnya yang sedang terhubung ke jaringan yang sama.
7. Internet telephony/ IP telephony merupakan konsep penggunaan jaringan internet untuk melewatkan sinyal telepon dengan delay yang dapat diterima (masih dalam batas toleransi pendengaran manusia). 
8. Telnet (Telecommunication network) adalah sebuah protokol jaringan yang digunakan pada internet atau local area network untuk menyediakan fasilitas komunikasi berbasis teks interaksi dua arah yang menggunakan koneksi virtual terminal.
Menurut Gomez-mejia, telecommuting adalah perencanaan kerja yang menungkinkan pegawai untuk bekerja di tempat selain kantor dengan selalu menghubungkan diri ke kantor melalui telephon, faksimile atau email. Dampak negatif telecommuting: 1. Pegawai tidak dapat menghindar dari pengawasan pihak manajemen. 2. Pegawai akan beranggapan akan terkucil dari rekan kerjanya. 3. Pegawai akan kehilangan interaksi sosialnya. 4. Pegawai beranggapan akan menambah tingkat stress dalam rumah tangganya. 5. Pegawai beranggapan akan berdampak negatif bagi karirnya di masa depan.

Latihan soal
1. Komunikasi yang menggunakan transmisi informasi yang menggunakan peralatan elektronik maupun peralatan elektromagnetik disebut ….
a.Komputer                 d. Televisi
b.Telephon                 e. Telemarketing
c.Telekomunikasi

2. Topologi yang digunakan apabila kondisi masingmasing komputer saling berdekatan adalah…..
a.Jala                           d. Cincin
b.Hybrid                     e. Bintang
c.Bus

3.Hubungan antara beberapa peralatan circuit (kontak) komputer yang dapat diklasifikasikan berdasarkan topologi, kepemilikan dan teknologi adalah……
a.Jaringan komputer                         d.Jaringan komunikasi
b.Jaringan televisi                                e. Jaringan transmisi
c.Jaringan organisasi

4. Sistem telepon yang digunakan perusahaan dengan penerapan bahwa semua panggilan masuk dan keluar melalui switchboard adalah…..
a.Key system                                        d. PABX
b.Centrex                                              e. PBX
c.Centris

5. Perencanaan kerja yang memungkinkan untuk pegawai bekerja ditempat lain selain kantor dengan menghubungkan diri kekantor melalui telephon, faximile, atau email disebut ….
a.Telekomunikasi                              d. Internet
b.Telecommuting                             e. E-comerce
c.Television


Demikian, perkuliahan kita hari ini. Terimakasih....













 Yogyakarta, 13 Oktober 2020


Salam Sehat,...

Pada hari ini kalian akan melanjutkan pembuatan proposal bisnis plan yaitu Bab III Financial Plan.

Financial Plan 

Dalam menyusun perencanaan keuangan (Financian Plan) bisnis plan yang pertama kalian harus lakukan adalah membuat anggaran bisnis (business budget).

Anggaran bisnis (Business Budget) ialah suatu rencana yang disusun secara sistematis, yang meliputi seluruh kegiatan perusahaan, yang dinyatakan dalam unit (kesatuan) moneter dan berlaku untuk jangka panjang (periode) tertentu yang akan datang.

Anggaran (Budget)  yang baik haruslah mencakup seluruh kegiatan perusahaan, sehingga fungsi-fungsi budget benar-benar dapat berjalan dengan baik. Budget yang menyeluruh semacam itu sering dinamakan Budget Komprehensif. Isi dari budget komprehensif terdiri dari: 1. Forecasting Budget 2. Variabel Budget 3. Analisa statistika dan matematika pembantu 4. Laporan Budget

Forecasting Budget ialah budget yang berisi taksirantaksiran (forecast) tentang kegiatan-kegiatan perusahaan dalam jangka waktu (periode) tertentu yang akan datang, serta berisi taksiran-taksiran (forecast) tentang keadaan atau posisi finansial perusahaan pada suatu saat yang akan datang. 

Forecasting budget terdiri dari dua kelompok budget, yaitu: 1. Operating Budget (Budget Operasional) 2. Financial Budget (Budget Financial)

OPERATING BUDGET 

Operating budget merencanakan tentang kegatan-kegiatan perusahaan selama periode tertentu yang akan datang. Kegiatan perusahaan selama periode tertentu meliputi dua sektor, yaitu: 1. Sektor Penghasilan (revenues) 2. Sektor Biaya (expense)

SEKTOR PENGHASILAN Dipandang dari sudut hubungannya dengan usaha perusahaan, penghasilan dapat dibedakan menjadi dua sub sektor, yaitu: a. Sub-sektor penghasilan utama (operating revenues) b. Sub-sektor penghasilan bukan utama (non-operating revenues)

SEKTOR BIAYA Dipandang dari sudut hubungannya dengan usaha perusahaan, biaya dapat dibedakan menjadi dua sub sektor, yaitu: a. Sub-sektor biaya utama (operating expenses) b. Sub-sektor biaya bukan utama (non-operating expenses).

Di dalam akuntansi, kegiatan-kegiatan yang berhubungan dengan sektor penghasilan dan berhubungan dengan sektor biaya ini pada akhir periode dituangkan dalam Laporan RugiLaba (Income Statement) perusahaan.

INCOME STATEMENT BUDGET

1. Master Income Statement Budget (Budget Induk Rugi-laba) Ialah budget tentang penghasilan dan biaya perusahan yang berisi taksiran-taksiran secara garis besar (global) dan kurang dijabarkan secara lebih terperinci.

 2. Income Statement Supproting Budget (Budget penunjang Rugi-Laba) ialah budget tentang penghasilan dan biaya perusahaan, yang berisi taksiran-taksiran yang lebih terperinci, seperti terperinci dari waktu ke waktu (bulanan), terperinci menurut jenis bahan mentahnya, dan sebagainya.

FINANCIAL BUDGET 

Financial Budget merencanakan tentang posisi finansial perusahaan pada suatu saat tertentu yang akan datang. Sedangkan yang dimaksudkan dengan posisi finansial perusahaan adalah keadaan aktiva (harta), keadaan utang dan keadaan modal sendiri perusahaan pada sesuatu saat. Di dalam akuntansi, posisi finansial seperti ini dituangkan dalam laporan Neraca (Balance Sheet) perusahaan. Oleh karena itu Financial Budget sering pula disebut sebagai Balance Sheet Budget (Budget Neraca).

BUDGET PENJUALAN 

Budget penjualan ialah budget yang direncanakan secara lebih terperinci tentang penjualan perusahaan selama periode yang akan datang, yang di dalamnya meliputi rencana tentang jenis (kualitas) barang yang akan dijual, jumlah (kuantitas) barang yang akan dijual, harga barang yang akan dijual, waktu penjualan serta tempat (daerah) penjualannya.

Rencana Perusahaan di Bidang Pemasaran 

1. Rencana tentang sasaran atau tujuan pemasaran selama periode yang akan datang, seperti misalnya mencapai laba maksimal, penetrasi pasar ( market penetration ), pengembangan pasar (market develovment), mempertahankan market share, memperkenalkan produk baru, dan sebagainya. 

2. Rencana tentang organisasi penjualan yang akan dipergunakan selama periode yang akan datang. 

3. Rencana tentang saluran disrtibusi yang akan dipergunakan selama periode yang akan datang. 

4. Rencana tentang biaya distribusi selama periode yang akan datang. 

5. Rencana tentang media-media promosi yang akan dipergunakan selama periode yang akan datang. 

6. Rencana tentang biaya promosi selama periode yang akan datang. 

7. Rencana tentang pengembangan produk selama periode yang akan datang, dan sebagainya.


Beberapa Hal Yang Perlu Diperhatikan Dalam Penyusunan Anggaran Penjualan

• Rincian jumlah dan jenis produk perusahaan.

• Rincian daerah pemasaran.

• Diskriminasi harga

• Potongan harga

• Pada umumnya anggaran penjualan ini disusun untuk satu periode atau satu tahun.


FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENYUSUNAN BUDGET PENJUALAN 

1. Faktor Intern 

a. Penjualan tahun-tahun yang lalu meliputi baik kualitas, kuantitas, harga, waktu maupuntempat penjualannya. 

b. Kebijaksanaan perusahaan yang berhubungan dengan masalah penjualan, seperti tentang pemilihan saluran distribusi, pemilihan media-media promosi, cara penetapan harga jual dan sebagainya. 

c. Kapasitas produksi yang dimiliki perusahaan serta kemungkinan perluasannya diwaktu yang akan datang. 

d. Tenaga kerja yang tersedia, baik jumlahnya maupun keterampilan dan keahliannya, serta kemungkinan pengembangannya diwaktu yang akan datang. 

e. Fasilitas-fasilitas lain yang dimiliki perusahaan, serta kemungkinan perluasannya diwaktu yang akan datang

2. Faktor Ekstern

 – Keadaan persaingan dipasar. 

– Posisi perusahaan dalam persaingan. 

– Tingkat pertumbuhan penduduk. 

– Tingkat penghasilan masyarakat. 

– Elastisitas permintaan terhadap harga barang yang dihasilkan perusahaan. 

– Agama, adat- istiadat, dan kebiasaan-kebiasaan masyarakat.

 – Berbagai kebijakan pemerintah baik dibidang politik, ekonomi, sosial, budaya, maupun keamanan. – Keadaan perekonomian nasional maupun internasional. 

– Kemajuan teknologi, barang-barang substitusi, selera konsumen dan kemungkinan perubahannya, dan sebagainya.


Untuk menyusun budget penjualan diperlukan penaksiranpenaksiran (forecasting) khususnya penaksiran tentang jumlah produk yang diperkirakan akan mampu dijual beserta harga jualnya, yang masing-masing dikaitkan dengan jenis produk yang akan dijual, dengan waktu serta tempat penjualannya, dan menurut sifatnya cara untuk melakukan penaksiran-penaksiran tersebut dapat dibedakan menjadi dua, yaitu: 

1.Penaksiran yang bersifat kualitatif =   1.Pendapat pimpinan bagian pemasaran 2.Pendapat para petugas penjualan. 3.Pendapat lembaga-lembaga penyalur. 4.Pendapat konsumen. 5.Pendapat para ahli yang dipandang memahami ( konsultan).

2.Penaksiran yang bersifat kuantitatif = menggunakan metode-metode statistik


Business Preparation Budgets 

Item-item yang harus ditampilkan: 

1. Fixed Cost meliputi: Sewa Tempat (jangka waktu ditentukan sendiri), Pembelian Peralatan, Renovasi Tempat Usaha, Perijinan • 

2. Variabel Cost meliputi: Belanja Bahan baku dan stok, Upah Karyawan, Cost Production, marketing cost 

Business Execution Budgets, Biaya untuk proses pembukaan bisnis, seperti launching (jika ada) .

Laporan Keuangan (Financial Statement) yang wajib ada dalam setiap perusahaan adalah Laporan Laba/Rugi  dan  Neraca.

Laporan Laba/Rugi (Income Statement) adalah Laporan keuangan yang menggambarkan kinerja perusahaan untuk memperoleh laba dalam suatu periode tertentu, yang meliputi Penghasilan (Income) dan Beban (Expenses).

Neraca (Balance Sheet) adalah Laporan keuangan yang menggambarkan posisi keuangan perusahaan yang meliputi aktiva, kewajiban dan ekuitas suatu unit usaha pada saat tertentu.

Contoh Laporan Laba/Rugi

CV. Diana Konsutan

Per 31 Desember 20XX

Pendapatan Usaha                                     Rp  xxx

Biaya Usaha:

Biaya Gaji:            xxx

Biaya Telp :           xxx

Biaya  Depresiasi  xxx  +

Total Biaya Usaha                                       Rp xxx  -

Laba/ Rugi Usaha                                        Rp xxx

Pendapatan/Biaya Diluar Usaha:

Pendapatan Sewa              xxx

Biaya Bunga                      xxx  -

Total Pendapatn/ biaya diluar usaha             Rp xxx  +/-

Laba/ Rugi Bersih                                         Rp xxx


Contoh Neraca

CV. Diana Konsultan

31 Desember 20XX

Aktiva

Aktiva Lancar

Kas                                   Rp  xxx

Piutang Dagang                Rp  xxx                                      

Perlengkapan                   Rp   xxx        +                                    

Total Aktiva Lancar                                     Rp   xxx

Aktiva Tetap

Tanah                                Rp xxx

Peralatan (netto)                Rp xxx

Gedung (netto)                  Rp xxx   +

Total Aktiva Tetap                                    Rp xxx  +

Total Aktiva                                              Rp xxx     


Pasiva

Hutang Lancar

Hutang Dagang             Rp xxx     

Hutang Sewa                 Rp xxx  +

Total Hutang Lancar                                   Rp xxx

Hutang Tetap

Hutang Bank                  Rp xxx

Hutang Obligasi             Rp xxx +

Total Hutang Tetap                                  Rp xxx  +

Total Hutang                                          Rp xxx     

Modal                                                      Rp xxx  +

Total Pasiva                                            Rp xxx


Break Event Point  (BEP)

BEP Adalah ialah titik impas di mana posisi jumlah pendapatan dan biaya sama atau seimbang sehingga tidak terdapat keuntungan ataupun kerugian dalam suatu perusahaan. Break Even Point ini digunakan untuk menganalisis proyeksi sejauh mana banyaknya jumlah unit yang diproduksi atau sebanyak apa uang yang harus diterima untuk mendapatkan titik impas atau kembali modal.

Tujuan BEP:

1.Mendesain spesifikasi produk

2.Menentukan harga jual persatuan

3.Menentukan jumlah produksi atau penjualan

minimal agar tidak mengalami kerugian

4.Memaksimalkan jumlah produksi

5.Merencanakan laba yang diinginkan

(Kasmir, 2017:334)

Asumsi BEP

1. Biaya dalam menghitung BEP, hanya ada 2 biaya yang digunakan,

2. Biaya tetap (fixed cost) =Biaya yang secara total tidak mengalami perubahan walopun ada perubahan volume produksi/penjualan dalam batas tertentu. contoh: gaji, bunga, sewa atau biaya kantor, penyusutan aktiva tetap, dll

3. Biaya variabel (variabel cost)

Biaya yang secara total berubah-ubah sesuai dengan perubahan volume produksi atau penjualan. contoh: biaya bahan baku, upah buruh, komisi penjualan, dll

4. Harga Jual

Dalam analisis BEP hanya digunakan satu harga jual atau harga barang atau di produksi

5. Tidak ada perubahan harga jual selama periode analisis dan ini sebenarnya bertentangan dengan kondisi yang sesungguhnya

Rumus BEP

a. Analisis Titik Impas dalam unit

b. Analisis Titik Impas dalam rupiah


BEP  (unit) =  FC

                    P-VC/unit


Atau


BEP (Rupiah)      =      FC                 

                                  1   -  VC

                                           Sales 

Keterangan :

BEP = Break Even Poin

FC = Biaya Tetap

VC = Biaya variabel

P = Harga jual satuan (price)

S = Jumlah Penjualan (sales volume)


Pertemuan 5 BIDANG USAHA & PERM0DALAN

Jenis Usaha

1. Usaha Ekstraktif  =  bergerak dalam bidang pertambangan/ langsung mengambil dari kekayaan alam. 

2. Usaha dibidang Agraris  = pengelolaan kebun, perdagangan hasil pertanian, perkebunan dan peternakan. 

3. Industri yg dapat dirinci kedalam bentuk berbagai jenis komoditi yg dihasilkan dan besar kecilnya usaha yg dihasilkan. 

4. Usaha Perdagangan menurut besar kecilnya usaha dan berbagai komoditi yg diperdagangkan. 

5. Jasa menyangkut pelayanan kepada konsumen.


Untuk kalangan yang “extrovert dominan”

Bidang Usaha kelompok Konsultif

1. Jasa konsultasi 

2. Kursus-Kursus 

3. Pusat Kebugaran dan Pelatihan Olahraga

 4. Bidang Perdagangan


Bidang Usaha Kelompok Pelayanan

1. Biro Jasa

2. Biro Teknik

3. Jasa Pengetikan

4. Fotocopy dan Penjilidan

5. Sablon Pesanan

6. Perbengkelan

7. Kontraktor dan Jasa Perbaikan Bangunan

8. Rumah Kos

9. Salon Kecantikan & Spa

10. Makelar


Bidang Usaha kelompok Analistis

1. Jasa terjemahan

2. Jasa reparasi perangkat elektronik dan teknologi informasi

3. Karya intelektual

4. Perancang busana

5. Binatu/Laundry

6. Jasa penjahitan


Cara Memasuki Bisnis

1. Merintis Usaha 

2. Membeli Perusahaan Baru

Menurut Zimmerer, ada hal kritis untuk menganalisis perusahaan yang akan dibeli, a. Alasan pemilik menjual perusahaan,  b. Potensi produk dan jasa yang dihasilkan, c. Aspek legal yang dimiliki, d. Kondisi keuangan perusahaan yang akan dijual.

3. Waralaba (franchising)

Kerjasama manajemen untuk menjalankan perusahaan cabang atau penyalur. Inti dari waralaba adalah memberi hak monopoli untukmenyelenggarakan usaha dari perusahaan tersebut dalam waralaba dikenal beberapa istilah: - franchisor (perusahaan induk) : perusahaan yang memberikan lisensi, franchisee adalah perusahaan yang diberikan lisensi

Creative adaptors (pengkopi ide kreatif) ini bukanlah pelaku imitasi yg melanggar hukum. Yang tidak dibenarkan adalah melakukan counterfeits dan product pirates (pembajakan merek), profesi ini hanya dijalankan oleh penipu bukan seorang entrepreneur.

Cara menghindari conterfeits dan product pirates 

1. Mempelajari industri yang sudah ada.

2. Mengkaji input dan output industry.

3. Menganalisa trend populasi dan data demografi.

4. Mengkaji trend ekonomi

5. Analisa terhadap perubahan social

6. Mengkaji pengaruh aturan baru


Perlindungan Hukum Terhadap Perusahaan (Suryana, 2013)

1. Paten

Suatu pengakuan dari lembaga yang berwenang atas penemuan produk yang diberi kewenangan untuk membuat, mengunakan dan menjual selama paten tersebut masih dalam jaminan. Alat yang diciptakan harus betul-betul baru dan diberikan kepada penemu yang sebenarnya. Ia tidak boleh diduplikasi atau dijual oleh siapapun tanpa ijin (lisensi) dari penemunya. 

2. Merek dagang

merk dagang pada umumnya berbetuk nama, simbol, logo, slogan atau tempat dagang yang

oleh perusahaan digunakan untuk menunjukkan keorisinilan produk atau membedakan dengan

produk lain di pasar.

3. Hak Cipta (copyright)

hak istimewa guna melindungi pencipta dari keorisinalitas ciptaannya. Contoh: lagu, karangan,

hak untuk memproduksi, hal untuk menjual dll


KRITERIA USAHA

(Menurut Undang Undang Nomor 20 Tahun 2008 Tentang Usaha Mikro, Kecil dan Menengah)

1. Usaha Mikro

❖ Memiliki kekayaan bersih (asset) paling banyak Rp 50 juta tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha; atau

❖ Memiliki hasil penjualan (omset) tahunan paling banyak Rp 300 juta

2. Usaha Kecil

❖ Memiliki kekayaan bersih (asset) lebih dari Rp 50 juta s/d paling banyak Rp 500 juta, tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha; atau

❖ Memiliki hasil penjualan (omset) tahunan lebih dari Rp300 juta s/d paling banyak Rp 2,5 milyar

3. Usaha Menengah

❖ Memiliki kekayaan bersih (asset) lebih dari Rp 500 juta s/d paling banyak Rp 10 milyar tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha; atau

❖ Memiliki hasil penjualan (omset) tahunan lebih dari Rp 2,5 milyar s/d paling banyak Rp 50 milyar.


JENIS-JENIS MODAL USAHA

Ada dua jenis modal usaha

1. Modal Investasi digunakan untuk jangka panjang dan dapat digunakan berulang-ulang, biasanya umurnya lbh dari 1 thn. Penggunaan modal investasi jangka panjang untuk membeli aktiva tetap seperti tanah, bangunan, mesin-mesin, peralatan, kendaraan, bersumber dari perbankan.

2. Modal kerja digunakan untuk jangka pendek dan beberapa kali pakai dlm satu proses produksi. modal ini digunakan untuk membiayai operasional perusahaan pada saat sedang beroperasi.


SUMBER-SUMBER MODAL

Kebutuhan modal ,baik modal investasi maupun modal kerja dapat dicari dari berbagai sumber dana yg ada yaitu modal sendiri atau modal pinjaman .

Modal sendiri adalah modal dari pemilik usaha, Modal sendiri adalah modal yg diperoleh dari pemilik perusahaan dgn cara mengeluarkan saham.Keuntungan menggunakan modal sendiri untuk membiayai suatu usaha adalah tidak adanya beban biaya bunga, tetapi hanya membayar deviden.

Kelebihan Modal Sendiri, meliputi:Tidak ada biaya; bunga atau administrasi,Tidak tergantung kpd pihak lain,Tanpa memerlukan persyaratan yg rumit,Tidak ada keharusan pengembalian modal.

Kekurangan Modal sendiri,Jumlahnya terbatas,Perolehan relatif lebih sulit,Kurang motivasi.

❖Modal asing adalah modal dari luar perusahaan.

❖Pembiayaan suatu usaha dapat diperoleh secara gabungan; modal sendiri dng modal pinjaman

Modal asing atau modal pinjaman adalah modal yg diperoleh dari pihak luar perusahaan dan diperoleh dari pinjaman. Penggunaan modal pinjaman untuk membiayai suatu usaha akan menimbulkan beban biaya bunga,biaya administrasi,serta biaya provisi dan komisi yg besarnya relatif.

Sumber dana modal asing diperoleh dari:

1. Pinjaman dari dana perbankan, baik Bank swasta, pemerintah dan perbankan asing.

2. Pinjaman dari lembaga keuangan seperti: perusahaan pegadaian, modal venture, asuransi,

leasing, dana pensiun, koperasi atau lembaga pembiayaan lainnya.

3. Pinjaman dari perusahaan non keuangan.


Kelebihan Modal Pinjaman, al: Jumlah tidak terbatas,Motivasi usaha tinggi.

Kekurangan Modal Pinjaman, al:Dikenakan berbagai biaya; bunga dan administrasi, Harus dikembalikan, Beban moral.

Kelebihan Modal Campuran; prosentasi modal pinjaman disesuaikan dng kebutuhan atas kekurangan modal sendiri.


Soal latihan Pertemuan ke-5

1. Jenis usaha menyangkut pelayanan kepada konsumen, adalah

a. Jasa

b. Agrobisnis

c. Ekstraktif

d. Industri

e. Customer service

2. Jasa terjemahan, Jasa reparasi perangkat elektronik ,teknologi informasi, Karya intelektual, termasuk dalam Bidang Usaha kelompok :

a. Analitis

b. Konsultif

c. Pelayanan

d. Extrovert dominan

e. Demokratis


3. Perusahaan yang memberikan lisensi, disebut dengan:

a. Franchisor

b. Franchising

c. Franchisee

d. Franchais

e. Waralaba


4. Modal yang digunakan untuk jangka panjang dan dapat digunakan berulang-ulang, biasanya umurnya lbh dari 1 thn, disebut:

a. Modal Investasi

b. Modal Kerja

c. Modal campuran

d. Modal Pinjaman

e. Modal sendiri


5. Modal yg diperoleh dari pihak luar perusahaan dan diperoleh dari pinjaman, disebut :

a. Modal asing

b. Modal Investasi

c. Modal Kerja

d. Modal campuran

e. Modal sendiri

Demikian  perkuliahan kita pada hari ini, Ibu harap minggu depan semua kelompok  harus sudah mengumpulkan Proposal Bisnis Plan secara lengkap yaitu Bab I, Bab II dan Bab III agar kita semua mendiskusikannya via zoom. Bagi yang tidak mengumpulkannya, silahkan kalian menguploadnya tanpa  pemeriksaan ibu jadi ibu tak perlu repot2 memeriksa proposal bisnis yang kalian buat.

Terimakasih....







Wednesday, October 7, 2020

 Yogyakarta, 7 Oktober 2020


Salam sejahtera dan salam sehat buat kita semua...

Untuk mengerjakan langkah ke 10 Analisis dan Validasi Model Bisnis tentu para mahasiswa akan kesulitan mengingat dimasa pandemi sangat berisiko turun kelapangan untuk melakukan survey kepada calon  atau target konsumen, oleh karena itu kalian dapat melakukannya melalui media whatsapp dengan memberikan mini questioner berisikan pertanyaan2 singkat  seputar bisnis yang sedang kalian rencanakan tersebut kepada calon/target konsumen kalian. Dengan melakukan turun lapangan melalui daring kalian akan mendapatkan masukan - masukan berharga terhadap model bisnis kalian dan bisa saja dengan masukan yang kalian peroleh tersebut kalian melakukan perubahan terhadap model bisnis kalian. Tentu semakin banyak kalian bertanya kepada calon/ target  konsumen kalian maka model bisnis yang kalian buat itu akan semakin teruji dan valid bila diaplikasikan. 

Tuesday, October 6, 2020

 Yogyakarta, 6 Oktober 2020

Salam Sejahtera dan Salam Sehat bagi kita semua....

Hari ini  pertemuan keempat  ya silahkan pelajari  materinya....dan setelah itu kalian mencari contoh  dari  jenis catatan dan laporan kantor yang terdapat dalam perusahaan besar yang sudah gopublik yang bisa kalian cari di webnya misalnya salah satu Bank, PT ataupun Kementerian, dikumpulkan dengan subjek Nim, Nama, Kelas, Tugas Catatan dan Laporan Perkantoran, apabila file besar kalian bisa zip atau kirim via google drive paling lambat minggu depan.

Pertemuan 4  CATATAN DAN LAPORAN PERKANTORAN

Catatan Kantor adalah laporan tertulis mengenai fakta-fakta atau kejadian-kejadian untuk disimpan, bisa juga disebut data dan digunakan pada fase kegiatan sebagai dasar untuk menarik kesimpulan.

JENIS CATATAN KANTOR  menurut Laksmi et all (2015) adalah:

1. Personnel Records (Catatan Personalia) = NIP, tgl lahir, jenjang pendidikan, kepangkatan, pelatihan, penghargaan  dsb..

2. Production Records (Catatan Produksi) = pemakaian bahan baku, pembelian bahan baku, dsb

3. Inventory Records (Catatan Inventaris) = pemakaian inventaris kantor, pembelian/pengadaan inventory

4. Sales Records (Catatan Penjualan) = catatan penjualan harian, mingguan, bulanan dsb

 5. Financial Records (Catatan Finansial) = catatan uang masuk, uang keluar, petty cash dsb

Laporan Kantor adalah suatu pernyataan tertulis yang didasarkan atas pengumpulan catatan-catatan dan yang biasanya menyatakan nilai catatan yang diringkas dan yang bersifat interpretatif (tafsiran). Laporan kantor merupakan kumpulan data yang sudah diolah dan sudah tetap.

Jenis Laporan Kantor

Secara garis besar, laporan dibedakan dalam tiga kelompok besar yaitu:

1. Executive Reports (Laporan Pimpinan) = Neraca, laporan laba rugi, laporan kas, laporan kinerja dll

2. Periodic Reports (Laporan Periodik) = Laporan keuangan harian, mingguan, bulanan, triwulan, kuartal , semester dan tahunan,  laporan penjualan, Laporan bulanan tentang hasil pekerjaan, stock opname, laporan utang, laporan piutang, laporan purchasing dll

3. Special Reports (Laporan Spesial) =  a. Aktivitas yang tidak tercakup secara teratur oleh laporan

Lain, b. Dipublikasikan pada waku tidak tentu, c. Berhubungan dengan subjek khusus yang bersifat

diskontinue. misalnya laporan penutupan outlet  di masa pandemi

LANGKAH-LANGKAH DALAM PENYUSUNAN LAPORAN

1. Menentukan subjek = agar laporan terang dan jelas, dapat membatasi diri, memenuhi keinginan pihak yang akan menerima laporan, serta mempermudah pengumpulan data.

2. Mengumpulkan data dan fakta =  Misal surat keputusan dan landasan-landasan yuridis lainnya, data kepegawaian, keuangan, materil, peralatan, pemasaran, rencana kerja, jobdesk, buku pedoman kerja dan sebagainya. Bahan-bahan laporan diperoleh dari sumber primer dan sekunder. Dimana sumber primer seperti hasil wawancara, hasil diskusi, hasil kuesioner, dan hasil observasi langsung, sedangkan data sekunder didapat dari perpustakaan, dokumentasi, statistik, almanak, buku harian , hasil riset dan lain-lain.

3. Pengklasfikasian

Pengklasifikasian berguna untuk menyusun sistematika laporan, menentukan data mana yang perlu dimasukkan, data yang cukup menjadi lampiran, mempermudah penentuan korelasi antara data satu dan data lainnya, dan selanjutnya akan mudah dalam menganalisisnya.

SISTEMATIKA LAPORAN 

1. Halaman Judul 

2. Surat Penyerahan

3. Daftar isi

4. Ikhtisar dan Abstrak 

     a. Ikhtisar (summary)

     b. Abstrak

5. Pendahuluan

6. Isi Laporan

7. Kesimpulan dan Saran

     a. Kesimpulan

     b. Saran

8. Bagian Pelengkap =  apendiks ( lampiran-lampiran, termasuk disini surat perintah atau surat tugas ataupun surat keterangan, foto-foto, dokumen-dokumen), dan bibliografi (daftar Pustaka) bila laporan itu terkait dengan analisa ilmiah yang mempergunakan bahan-bahan pustaka.

LATIHAN SOAL

1. Laporan tertulis mengenai fakta-fakta atau kejadiankejadian untuk disimpan, bisa dijadikan sebagai data dan digunakan pada fase kegiatan sebagai dasar untuk menarik kesimpulan disebut....

a. Laporan

b. Catatan Kantor

c. Catatan Harian

d. Catatan tertulis

e. Laporan tertulis

2. Catatan ini berisi isu-isu mengenai syarat kredit, tenggat pembayaran, jumlah uang yang harus ditagih, data gaji/upah yang harus dibayar, kartu kerja.

a. Financial records

b. Inventory records

c. Sales records

d. Production records

e. Main records

3. Pernyataan tertulis yang didasarkan atas pengumpulan catatan-catatan dan yang biasanya menyatakan nilai catatan yang diringkas dan yang bersifat interpretatif (tafsiran) disebut...

a. Laporan Kantor

b. Catatan Kantor

c. Catatan Harian

d. Catatan tertulis

e. Laporan tertulus

4. Berfungsi sebagai kata pengantar pada sebuah buku, sifat dan panjangnya berbeda-beda sesuai dengan tujuan dan sifat topiknya adalah...

a. Surat keterangan

b. Surat perintah

c. Surat Tugas

d. Surat Penyerahan

e. Bibliografi

5. Hasil pengamatan mengenai fakta-fakta yang dilaporkan, pencocokan fakta dengan data yang telah ada sebelum melakukan pengamatan, semua masalah yang diperkirakan akan membantu atau menghambat pemecahan masalahnya, pembahasan dan hasil pembahasan mengenai pokok persoalan yang akan dilaporkan, merupakan...

a. Pendahuluan

b. Pokok Masalah

c. Latar belakang

d. Kesimpulan

e. Isi Laporan

Demikian perkuliahan hari ini, terimakasih...



 Yogyakarta, 6 Oktober 2020


Salam Sejahtera dan salam sehat buat kita semua...

Pada pertemuan keempat ini materi kita sudah mulai membuat bisnis plan secara utuh, kalau minggu lalu ibu menginstruksikan kalian membuat BMC gunanya sebagai draf dari bab II agar ada benang merah  dari bab I Overview (gambaran singkat), BMC, finance hingga penutup. Maksudnya ada kesinambungan yang tidak terputus dari masing-masing bab business plan. Oleh karena itu pada perkuliahan hari ini kalian perkelompok business plan agar sudah mulai mencicil pembuatan proposal bisnis plan yang mana harus sudah memperhatikan format yang benar yang di jelaskan pada pertemuan yang lalu. Untuk memandu kalian dalam menyusun proposal bisnis plan  di pertemuan ke empat ini sudah disediakan  10 langkah yang kalian bisa pelajari dengan penuh perhatian agar proposal bisnis plan yang kalian hasilkan nanti bagus dan mengagumkan. Ibu akan memberikan kalian contoh jurnal internasional yang berisikan tentang business model canvas untuk memperluas wawasan kalian. Oke silahkan kalian berdiskusi perkelompok dalam mengerjakan langkah demi langkah yang dimulai dari langkah 1 hingga langkah ke 10. Apabila ada  langkah yang kalian tidak pahami kalian bisa menanyakan ke ibu.

10 Langkah untuk memandu kalian dalam membuat  Business Model Canvas  (BMC):

1. Customer Segment

2. Value Proposition

3. Channels

4. Customer Relationship

5. Revenue Stream

6. Key Activities

7. Key Resources

8. Key Partnership

9. Cost Structure

10. Analisis & Validasi Model Bisnis

Banyak dari kalian yang sudah mengumpulkan ke ibu tugas BMC yaitu langkah nomor satu hingga langkah nomor sembilan, berarti yang masih kurang adalah langkah nomor sepuluh. Silahkan lanjutkan ke langkah nomor sepuluh. Dan bagi yang belum membuat silahkan buat mulai langkah nomor satu hingga langkah nomor sepuluh. 

Dan jangan lupa pada bab II kalian harus melampirkan gambar layout BMC kalian, dan jangan lupa untuk mewarnainya agar mudah membaca layout BMC kalian tersebut.


 

Kesembilan block ini harus kalian isi sesuai dengan BMC kalian, jangan sampai ada block yang tidak ada keterangannya. Sederhananya  BMC dapat dikelompokkan  pada: 1. offering/product,  2. Customer/pelanggan  3. Infrastruktur, dan 4 Keuangan.  Adapun contoh dari BMC yang sudah di beri warna-warni  pada tiap-tiap block dapat kalian lihat di modul pertemuan hari ini pertemuan 4 dan di jurnal internasional yang ibu share di whatsapp grup.

Langkah nomor satu hingga sepuluh tersebut merupakan  isi dari Bab II. Sedangkan Bab III mengenai Keuangan adalah materi pertemuan minggu depan, jadi pada pertemuan hari ini kalian harus sudah selesai dalam membuat Bab I Overview dan Bab II Layout BMC. Setelah mengerjakan Bab I dan Bab II selesai pada hari ini,  maka pada minggu depan kalian akan mengerjakan Bab III mengenai keuangan dari bisnis yang kalian rencanakan tersebut. Setelah itu Bab IV Closure/Penutup. Nah pada pertemuan keenam ibu harapkan  proposal bisnis plan kalian secara utuh sudah siap dikirim keemail ibu  dalam bentuk word agar ibu bisa mengoreksinya secara keseluruhan.

Berikut  Format Proposal Bisnis Plan yang harus kalian patuhi:

Cover

Bab I Overview

Bab II Layout Business Model Canvas

Bab III Financial Plan

Bab IV Closure 


Berikut latihan soal di jawab secara online dan  tidak dikirim ke email ibu ya…

Latihan Soal Pertemuan Ke-3

Suatu dokumen yg menyatakan keyakinan akan kemampuan sebuah bisnis u/ menjual barang/jasa dgn menghasilkan keuntungan yang memuaskan & menarik bagi penyandang dana, disebut dengan:

a. Perencanaan bisnis

b. Bisnis model

c. Proposal

d. Laporan pertanggungjawaban

e. Hasil Rapat


2. Dalam Alur Membangun Bisnis yang Sekarang, dari tahap ide ke perencanaan bisnis, harus melewati tahap :

a. Business model

b. Pitching

c. Business competition

d. Real business

e. Validation


3. Suatu kerangka kerja yang membahas model bisnis dengan disajikan dalam bentuk visual berupa kanvas lukisan, agar dapat dimengerti dan dipahami dengan mudah, disebut:

a. BMC

b. BMW

c. CRM

d. Business Plan

e. Business model


4. BMC, terdiri dari ...blok.

a. 9

b. 8

c. 10

d. 7

e. Sesuai kebutuhan


5. Berisi pihak-pihak yang menjadi penentu terhadap jalannya suatu bisnis, ia mampu menjalin hubungan dengan para pelanggan dan pihak yang bersangkutan lainnya

a. Key Partnership

b. Key employee

c. Key Channel

d. Key Performance

e. Key Resources 


Soal Pertemuan ke-4

1. Cita-cita yang ingin dicapai (jangka panjang) disebut:

a. Visi

b. Misi (langkah-langkah yg ditempuh utk mencapai visi yg sudah ditetapkan).

c. Tujuan

d. Teknik

e. Strategi


2. Deskripsi singkat tentang produk (bisnis) tentang bisnis ini, diperlukan untuk memberikan penjelasan singkat pada calon investor disebut:

a. Product Description

b. Product knowledge

c. Good Product

d. Business Product

e. BMC 

3. Salah satu tujuan menghitung BEP adalah (kecuali):

a. Mengetahui fixed cost

b. Mendesain spesifikasi produk

b. Menentukan harga jual persatuan

c. Menentukan jumlah produksi atau penjualan minimal agar tidak mengalami kerugian

d. Memaksimalkan jumlah produksi


4. Biaya yang secara total berubah-ubah sesuai dengan perubahan volume produksi atau penjualan.

a. Variabel cost

b. Fixed Cost

c. Overhead Cost

d. Production Cost

e. Marketing Cost


5. Dalam BMC, ada 1 blok yang mencakup segala aktivitas yang harus dilakukan seorang pelaku

bisnis untuk menghasilkan produk atau layanan yang baik dan memuaskan, disebut :

a. Key activities

b. Key Resourses

c. Channel

d. Finance

e. Market segment


Demikian perkuliahan hari ini, terimakasih...